Cara Import Lampiran Penerima Dari Excel ke Aplikasi SPM 2013

Posted by Ben dahara Thursday, 11 July 2013 9 comments
Mengisi daftar lampiran rekening penerima dari Aplikasi SPM dalam jumlah yang banyak akan sangat menyulitkan. Untuk mempermudah pengisian, teman-teman bisa memanfaatkan fasilitas impor data lampiran rekening penerima. Berikut ini cara impor lampiran rekening penerima dari excel ke aplikasi SPM 2013.
  • Isi daftar lampiran excel (contoh excel bisa di download dari brankas Ben Dahara)

  •  Save as type ke Text (Tab delimited) (*.txt)



  • Penamaan file jangan menggunakan spasi
 
  •  Rekam supplier dengan nama dan nomor rekening terlampir
 
  •  Klik Daftar Lampiran, kemudian klik Import
  


  • Bila berhasil import akan tampak seperti contoh berikut




SEMOGA BERMANFAAT


File Excel Daftar Rekening Terlampir

Petunjuk Import Lampiran Dari Excel Ke Aplikasi SPM 2013


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA
Semoga artikel ini bermanfaat. Klik G+1 dan share via FB dan Twitter agar teman-teman lain ikut mendapatkan manfaatnya. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link http://bendahara-apbn.blogspot.com/2013/07/cara-import-lampiran-penerima-dari.html. Judul: Cara Import Lampiran Penerima Dari Excel ke Aplikasi SPM 2013
Ditulis oleh Ben dahara
Rating Blog 5 dari 5

9 comments:

Yudhistira galih permadi said...

Alhamdulillah mas, terima kasih postingan nya, saya operator baru masih belajar tentang aplikasi keuangan. ini lagi bingung soalnya ada 1000an rekening yg harus di entry ^^

Ben dahara said...

Alhamdulillah.. :)

Asep junaedi amh said...

maaf ni Admin, saya mau tanya tentang pencairan SBY dan Sertifikasi, terakhir data validasi rekening di tolak dengan alasan rekening sudah terdaftar, solusinya gimana ? mksh

Ben dahara said...

kemungkinan yang bersangkutan sebelumnya pernah terdaftar/dibayar di satker lain. Kalau tidak diketahui satkernya, terpaksa harus buka rekening baru

Lapas Karangasem said...

Mohon pencerahan Om Ben....saya coba pake cara yang diatas namun tidak diterima di KPPN dianggap belum rekon GPP...mohon solusinya Om Ben......

Sandyaputri Ardhanaricwari said...

sudah sesuai sama seperti cara tapi koq malah keluar command unrecognized phrase/keyword gimana solusinya

Bayu Setyawan said...

Saya sudah pernah memakai cara ini dan berhasil, tetapi entah berhubungan atau tidak, setelah saya update aplikasi SPM menjadi versi 14.2.2, cara ini tidak berhasil lagi dengan selalu meminta mengisi kode bank dengan kode default bak pada aplikasi yang menjadi mitra kerja. Saya sudah mencoba mengosongkannya, mengisinya dengan kode bank yang saya dapat dari aplikasi pada saat membuat daftar suplier, mengisinya dengan kode bank pusatnya dan terakhir mengisinya dengan angka 4128 yang saya dapat dari error mesagge yang muncul tetapi semuanya tidak berhasil. Kalau admin maupun teman-teman pernah mengalaminya dan mampu memecahkanya, mohon informasinya. terima kasih

Bayu Setyawan said...

Saya sudah pernah memakai cara ini dan berhasil, tetapi entah berhubungan atau tidak, setelah saya update aplikasi SPM menjadi versi 14.2.2, cara ini tidak berhasil lagi dengan selalu meminta mengisi kode bank dengan kode default bank pada aplikasi yang menjadi mitra kerja. Saya sudah mencoba mengosongkannya, mengisinya dengan kode bank yang saya dapat dari aplikasi pada saat membuat daftar suplier, mengisinya dengan kode bank pusatnya dan terakhir mengisinya dengan angka 4128 yang saya dapat dari error mesagge yang muncul tetapi semuanya tidak berhasil. Kalau admin maupun teman-teman pernah mengalaminya dan mampu memecahkanya, mohon informasinya. terima kasih

Ben dahara said...

coba lakukan setting default bank di menu utility

Post a Comment

Harap maklum jika komentar lambat dibalas

TEMPLATE CREDIT:
Ricky - Bamz | Copyright of Ben Dahara.