Petunjuk Pencatatan Setoran PNBP Melalui Sistem MPN G-2

Posted by Ben dahara Thursday, 24 July 2014 0 comments
Melalui surat nomor S-4607/PB.6/2014 tanggal 18 Juli 2014, Ditjen Perbendaharaan memberikan petunjuk tentang pencatatan setoran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan penerimaan non anggaran melalui sistem modul penerimaan negara generasi kedua (MPN G-2).

Dalam rangka penyempurnaan MPN serta meningkatkan akuntabilitas, fleksibilitas dan kecepatan penerimaan negara, Kementerian Keuangan telah mengembangkan Sistem PNBP Online (SIMPONI) untuk memfasilitasi penyetoran PNBP dan penerimaan negara non anggaran dengan menggunakan sistem billing.

Dengan sistem billing dalam SIMPONI, penyetoran PNBP dan penerimaan negara non anggaran dapat dilakukan melalui beberapa cara antara lain :
  1. Teller (over the counter) Bank atau Pos
  2. Anjungan Tunai Mandiri (ATM)
  3. e-Banking
  4. Electronic data capture (EDP)
Dengan mekanisme penyetoran tersebut, dokumen sumber pencatatan berupa SSBP dan SSPB tidak diperlukan lagi. Sebagai penggantinya dokumen berupa bukti setoran yang ditera Bank/Pos, struk ATM, bukti transfer sistem e-banking dan struk EDC dapat dijadikan dokumen sumber pencatatan. Selain itu, penyetor juga bisa mencetak Bukti Penerimaan Negara (BPN) melalui SIMPONI.

Untuk pencatatanberdasarkan dokumen sumber dimaksud, satker agar merekam penerimaan melalui menu "realisasi pendapatan" pada aplikasi SAKPA versi 14.1.3 atau versi setelahnya yang memungkinkan merekam beberapa akun penerimaan dengan satu nomor NTB/NTP dan NTPN.

Bagi satker pada KPPN non SPAN, rekonsiliasi akan terjadi selisih karena data penerimaan tercatat di Direktorat PKN Ditjen Perbendaharaan. Namun BAR akan tetap diterbitkan setelah KPPN melakukan konfirmasi ke Dit. PKN.

Untuk lebih jelasnya teman-teman bisa membaca S-4607/PB.6/2014 dan Slide pembayaran dan penyetoran PNBP menggunakan SIMPONI.



Baca Selengkapnya ....

Panduan Cara Menambahkan Akun Baru Pada Aplikasi SPM

Posted by Ben dahara Monday, 21 July 2014 0 comments
Sehubungan dengan S-4166/PB.6/2014 tentang penambahan akun baru Tambahan Uang Persediaan dan Belanja Vakasi dan belum adanya update aplikasi SPM untuk menambah referensi akun tersebut. Penambahan referensi akun dapat dilakukan secara manual pada aplikasi SPM pada menu referensi II -> Akun. Detail cara perekaman dapat dibaca pada panduan perekaman akun baru di aplikasi SPM. 

Terima kasih kepada KPPN Jakarta VI yang telah membuat detail panduan. 




Baca Selengkapnya ....

Aplikasi RKAKL 2015

Posted by Ben dahara Friday, 18 July 2014 3 comments

Baca Selengkapnya ....

S-4544/PB.6/2014 Perihal Penundaan Koreksi Akun Belanja Vakasi TA. 2014

Posted by Ben dahara 0 comments
S-4544/PB.6/2014 Perihal Penundaan Koreksi Akun Belanja Vakasi TA. 2014 diterbitkan sehubungan dengan surat sebelumnya S-4166/PB.6/2014 hal perubahan akun terkait transaksi TUP dan belanja vakasi. Dalam surat S-4166/PB.6/2014 satker diminta untuk menggunakan akun baru dan melakukan koreksi jika sudah terlanjur menggunakan akun lama. Berikut ini 2 poin isi dari S-4544/PB.6/2014 :

  1. Untuk tahun 2014, koreksi akun belanja vakasi dari 512311 menjadi 521213 tidak diberlakukan, sehingga realisasi belanja vakasi dapat dilakukan baik di akun 512311 maupun 521213
  2. Untuk tahun 2015 agar seluruh alokasi belanja vakasi dialokasikan pada akun 521213 (belanja honor terkait output kegiatan)
Dengan demikian kita tidak perlu melakukan koreksi maupun revisi akun belanja vakasi. Untuk penyusunan RKAKL 2015 kita harus sudah menggunakan akun baru yaitu 521213.


Baca Selengkapnya ....

Update Aplikasi GPP 2014 Versi 16-07-2014

Posted by Ben dahara Thursday, 17 July 2014 0 comments


PERBAIKAN APLIKASI GPP DAN BPP 2014 TANGGAL 16 JULI 2014

Untuk Aplikasi GPP 2014  :
Perbaikan pembuatan kekurangan sama untuk gaji pokok 2014 untuk selisih pembulatan negatif yang masih muncul di dalam daftar kekurangan gaji di kolom penghasilan. Sehingga ketika transfer ke Aplikasi SPM hasilnya salah.
Langkah-langkahnya adalah :

  • Hapus nomor gaji kekurangan tersebut
  • Ulangi proses pembuatan kekurangan sama untuk semua pegawai

Untuk Aplikasi BPP Satker 2014 :
  • Perbaikan proses gaji 13 dimana isian PPh Pasal 21 untuk kolom potongan yang lebih besar, sekarang isiannya sudah sama dengan kolom Tunjangan PPh.
  • Perbaikan proses gaji 13 untuk satker yang memiliki Sub Anak Satker, cetakan sudah per sub anak satker.


Jika link download lambat aksesnya karena banyak yang download, silahkan mencoba link alternatif berikut :


Baca Selengkapnya ....
TEMPLATE CREDIT:
Ricky - Bamz | Copyright of Ben Dahara.